S i r n a
Ada yang hilang saat kamu melangkah untuk pulang ke tempat paling tenang bersama rasa senang. Ada yang sirna, kala seyummu tak menyapa menghentikan bahagia kala aku melihatnya Ada yang gusar, saat kau coba pijaki hingar juga kau cumbu bingar sampai membawamu jauh dari nalar. Ada yang melanda saat kamu tak ada duka cita turut menguasai rasa ketika kamu pergi dari dunia nyata Ada aku yang menunggu ditemani lagu kesukaanmu juga pertanyaan risau dari ibu Kemana anakku berlalu? apakah kalian sedang bertemu? ataukah kalian sedang beradu pada masalah yang menimpa hatimu? — aku tak tahu, bu hingga tiba saatnya aku melihat anakmu juga tuan penguasa hatiku dalam keadaan membisu terbujur kaku sebab anakmu terlalu mencitai hobinya dalam menerjang waktu hingga aku tak lagi sanggup menahan ia agar tidak pergi meninggalkan ku.