Rindu dan rahasia...:)
Sekali ini aku ingin bersembunyi
di balik rasa sedih sendiri
yang terlalu malu kuungkapkan
sebab perpisahan aku sendiri yang pecahkan
Mungkin kau sedang berlari, mengejar angan-angan yang tanpa aku
atau keinginan yang telah kutinggalkan
Suatu waktu pernah kauutarakan, jika hanya denganku kau mampu melakukan
Tetapi kekasih, kita sudah jadi perih begini
Aku menenggelamkan diri di balik bayang-bayang
yang diterbitkan cahaya sore dari ingatan tentang kebersamaan kita
Aku memimpikanmu, mengadu rindu
dan aku akan selalu kalah
seringkali aku ingin kembali
tapi arahku telah berputar
dan tersesat tak lagi menujumu
mata angin menolak kita
ditakdirkanlah kutub yang kian berbeda
Dari balik jendela
kutahankan rindu, mengamati bayang-bayang
yang meruang kenangan
Tentangmu betapa singkat
Namun di puncak kepala telanjur lekat
Hingga pada malam, piluku kian kelam
mencari-cari pengampunan dari keputusanku yang terburu
Perlahan bayangan itu menjelma aku, merahasiakan debar-debar rindu
di balik rasa sedih sendiri
yang terlalu malu kuungkapkan
sebab perpisahan aku sendiri yang pecahkan
Mungkin kau sedang berlari, mengejar angan-angan yang tanpa aku
atau keinginan yang telah kutinggalkan
Suatu waktu pernah kauutarakan, jika hanya denganku kau mampu melakukan
Tetapi kekasih, kita sudah jadi perih begini
Aku menenggelamkan diri di balik bayang-bayang
yang diterbitkan cahaya sore dari ingatan tentang kebersamaan kita
Aku memimpikanmu, mengadu rindu
dan aku akan selalu kalah
seringkali aku ingin kembali
tapi arahku telah berputar
dan tersesat tak lagi menujumu
mata angin menolak kita
ditakdirkanlah kutub yang kian berbeda
Dari balik jendela
kutahankan rindu, mengamati bayang-bayang
yang meruang kenangan
Tentangmu betapa singkat
Namun di puncak kepala telanjur lekat
Hingga pada malam, piluku kian kelam
mencari-cari pengampunan dari keputusanku yang terburu
Perlahan bayangan itu menjelma aku, merahasiakan debar-debar rindu
Comments
Post a Comment