Seandainya nanti
Aku akan benar-benar melangkah pergi
tidak lagi membawa apa-apa
bahkan kecewa yang masih tertinggal di lantai terakhir pintu rumah
atau bekas cercaan masing-masing kita yang dirangkum langit-langit
dengan lampu gantung kian meredup
seandainya nanti, jika kau memaksaku untuk tetap berdiri di hadapan takdir yang kautulis hanya dengan tinta milikmu sendiri
Beberapa rindu kuusir kedatangannya
dan mimpi-mimpi tentangmu kututup kuncup bunganya
agar tiada lagi yang pernah kuharapkan dari sekadar pertemuan yang biasa
Seandainya nanti , kau menginginkan pelukan dari lenganku yang tak digariskan untuk merengkuh tubuhmu
Kulepas segala yang diberikan waktu padaku perkaramu
sebab aku bukanlah kesempatan yang dengan mudah kausempat-sempatkan
sebab aku bukan salah satu dari sekian nafsu yang tertahan di desir nadimu
Seandainya nanti, perjumpaan mempermainkan perasaanku
maka, tak kubiarkan kau mengambil alih kebahagiaan yang sebelum kau hadir telah kugenggam
Seandainya nanti, kau benar tak peduli
kuizinkan acuh tak acuhku bersemayam lebih dalam hingga tenggelam
Seandainya nanti....
silakan kau gelar perayaan untuk hati yang pada akhirnya memilih pedih...
tidak lagi membawa apa-apa
bahkan kecewa yang masih tertinggal di lantai terakhir pintu rumah
atau bekas cercaan masing-masing kita yang dirangkum langit-langit
dengan lampu gantung kian meredup
seandainya nanti, jika kau memaksaku untuk tetap berdiri di hadapan takdir yang kautulis hanya dengan tinta milikmu sendiri
Beberapa rindu kuusir kedatangannya
dan mimpi-mimpi tentangmu kututup kuncup bunganya
agar tiada lagi yang pernah kuharapkan dari sekadar pertemuan yang biasa
Seandainya nanti , kau menginginkan pelukan dari lenganku yang tak digariskan untuk merengkuh tubuhmu
Kulepas segala yang diberikan waktu padaku perkaramu
sebab aku bukanlah kesempatan yang dengan mudah kausempat-sempatkan
sebab aku bukan salah satu dari sekian nafsu yang tertahan di desir nadimu
Seandainya nanti, perjumpaan mempermainkan perasaanku
maka, tak kubiarkan kau mengambil alih kebahagiaan yang sebelum kau hadir telah kugenggam
Seandainya nanti, kau benar tak peduli
kuizinkan acuh tak acuhku bersemayam lebih dalam hingga tenggelam
Seandainya nanti....
silakan kau gelar perayaan untuk hati yang pada akhirnya memilih pedih...
Comments
Post a Comment