S i r n a
Ada yang hilang saat kamu melangkah untuk pulang
ke tempat paling tenang bersama rasa senang.
Ada yang sirna, kala seyummu tak menyapa
menghentikan bahagia kala aku melihatnya
Ada yang gusar, saat kau coba pijaki hingar
juga kau cumbu bingar
sampai membawamu jauh dari nalar.
Ada yang melanda saat kamu tak ada
duka cita turut menguasai rasa
ketika kamu pergi dari dunia nyata
Ada aku
yang menunggu
ditemani lagu kesukaanmu
juga pertanyaan risau dari ibu
Kemana anakku berlalu?
apakah kalian sedang bertemu?
ataukah kalian sedang beradu pada masalah yang menimpa hatimu?
—
aku tak tahu, bu
hingga tiba saatnya aku melihat anakmu
juga tuan penguasa hatiku
dalam keadaan membisu terbujur kaku
sebab anakmu terlalu mencitai hobinya dalam menerjang waktu
hingga aku tak lagi sanggup menahan ia agar tidak pergi meninggalkan ku.
ke tempat paling tenang bersama rasa senang.
Ada yang sirna, kala seyummu tak menyapa
menghentikan bahagia kala aku melihatnya
Ada yang gusar, saat kau coba pijaki hingar
juga kau cumbu bingar
sampai membawamu jauh dari nalar.
Ada yang melanda saat kamu tak ada
duka cita turut menguasai rasa
ketika kamu pergi dari dunia nyata
Ada aku
yang menunggu
ditemani lagu kesukaanmu
juga pertanyaan risau dari ibu
Kemana anakku berlalu?
apakah kalian sedang bertemu?
ataukah kalian sedang beradu pada masalah yang menimpa hatimu?
—
aku tak tahu, bu
hingga tiba saatnya aku melihat anakmu
juga tuan penguasa hatiku
dalam keadaan membisu terbujur kaku
sebab anakmu terlalu mencitai hobinya dalam menerjang waktu
hingga aku tak lagi sanggup menahan ia agar tidak pergi meninggalkan ku.
Comments
Post a Comment