Posts

Showing posts from May, 2018

Prinsip...

Sekuat apapun kamu berjuang, kalo dihatinya ada orang lain percuma... :))))))

Rindu dan rahasia...:)

Sekali ini aku ingin bersembunyi di balik rasa sedih sendiri yang terlalu malu kuungkapkan sebab perpisahan aku sendiri yang pecahkan Mungkin kau sedang berlari, mengejar angan-angan yang tanpa aku atau keinginan yang telah kutinggalkan Suatu waktu pernah kauutarakan, jika hanya denganku kau mampu melakukan Tetapi kekasih, kita sudah jadi perih begini Aku menenggelamkan diri di balik bayang-bayang yang diterbitkan cahaya sore dari ingatan tentang kebersamaan kita Aku memimpikanmu, mengadu rindu dan aku akan selalu kalah seringkali aku ingin kembali tapi arahku telah berputar dan tersesat tak lagi menujumu mata angin menolak kita ditakdirkanlah kutub yang kian berbeda Dari balik jendela kutahankan rindu, mengamati bayang-bayang yang meruang kenangan Tentangmu betapa singkat Namun di puncak kepala telanjur lekat Hingga pada malam, piluku kian kelam mencari-cari pengampunan dari keputusanku yang terburu Perlahan bayangan itu menjelma aku, merahasiakan debar-debar rindu

Seandainya...

Aku akan benar-benar melangkah pergi tidak lagi membawa apa-apa bahkan kecewa yang masih tertinggal di lantai terakhir pintu rumah atau bekas cercaan masing-masing kita yang dirangkum langit-langit dengan lampu gantung kian meredup seandainya nanti, jika kau memaksaku untuk tetap berdiri di hadapan takdir yang kautulis hanya dengan tinta milikmu sendiri Beberapa rindu kuusir kedatangannya dan mimpi-mimpi tentangmu kututup kuncup bunganya agar tiada lagi yang pernah kuharapkan dari sekadar pertemuan yang biasa Seandainya nanti , kau menginginkan pelukan dari lenganku yang tak digariskan untuk merengkuh tubuhmu Kulepas segala yang diberikan waktu padaku perkaramu sebab aku bukanlah kesempatan yang dengan mudah kausempat-sempatkan sebab aku bukan salah satu dari sekian nafsu yang tertahan di desir nadimu Seandainya nanti, perjumpaan mempermainkan perasaanku maka, tak kubiarkan kau mengambil alih kebahagiaan yang sebelum kau hadir telah kugenggam Seandainya nanti, kau benar tak peduli kuiz...

KAMU yang kuterka begitu lama

Seringkali kutangisi kau, yang belum sempat kugapai  Bahkan ditakdirkan semesta pun belum  Aku mengirim doa yang kosong alamatnya  Seseorang yang kuterka-terka di kepala  yang kuyakini dalam hati sebagai hal yang kusayangi, kucintai, bahkan rela jadi mati  Tapi ia masih samar keberadaannya, sedang sudah kukarang-karang kesetiaannya seakan-akan dijadwalkan tiba begitu lama ketika nanti aku di puncak putus asa dan lagu-lagu melankolis kian mengiris  yang menderaskan tangis  Wahai siapa saja ia, yang kusemogakan untuk mengutuhkan  yang menggenapi ketidaksempurnaanku  yang akan dengan rela menyerahkan apa saja begitu aku juga  Segeralah penuhi kekosongan yang kerontang di diriku  yang bermusim betapa gersang  Lepaskan aku segera dari dera tak bahagia 

Positive thinking

Kalian menertawakan ku karena aku berbeda dengan mereka, aku menertawakan mereka karena mereka semua sama aja...

Frendsss

Kalo mendefinisikan sahabat itu, cakupannya luas banget, mereka bikin kita menjadi diri kita sendiri, kita cocok karena visinya sama, ngak pernah absen kalau diminta hadir, saling terbuka opini satu sama lain,  meskipun kadang ngeselin abis, mereka tetap yg paling dicari soalnya ngangenin,  mereka yg tetap hadir ps kita lagi dibawah, pake caranya masing masing. berhasil membuat kita keluar dari zona nyaman, ngak pernah bikin kita merasa sendiri, bisa bahas apa aja dengan apa adanya, pokoknya kalo kita sama sama BEBAS .....